Mahasiswi FAI Unikarta Semester 2 Antusias Dalami Dunia Kepenulisan, Gali Kiat Menjadi Penulis Hebat dari Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.A

Kutai Kartanegara (12/05/2026) – Semangat literasi terus tumbuh di kalangan mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta). Salah satunya ditunjukkan oleh mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam semester 2, Ade Indriani Wulandari, yang memiliki minat besar dalam dunia kepenulisan, khususnya menulis buku.

Dalam sebuah kesempatan dialog bersama narasumber Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.A, Ade dengan penuh antusias mengajukan pertanyaan mengenai rahasia sukses menjadi seorang penulis. Ia bertanya, “Bagaimana kiat-kiat menjadi penulis hebat?”

Menanggapi pertanyaan tersebut, Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.A memberikan motivasi sekaligus sejumlah langkah penting bagi siapa saja yang ingin menekuni dunia kepenulisan.

Menurut beliau, terdapat beberapa syarat utama untuk menjadi penulis yang hebat. Pertama, seseorang harus rajin membaca buku, karena dari membaca akan lahir wawasan yang luas serta ide-ide baru dalam menulis.

Kedua, seorang penulis harus sensitif terhadap lingkungan sekitar. Hal-hal sederhana yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi inspirasi tulisan yang bernilai.

Ketiga, dibutuhkan konsentrasi agar penulis mampu menuangkan gagasan secara fokus dan terarah dalam setiap karya yang dibuat.

Keempat, seorang penulis harus memiliki sikap istikomah, konsisten, dan terus menerus menulis. Beliau juga menegaskan agar jangan pernah merasa rendah diri atau menganggap tulisan sendiri jelek, karena kemampuan menulis akan berkembang melalui proses yang panjang.

Kelima, menulis harus dijadikan sebagai passion, yakni sesuatu yang menghadirkan gairah dan rasa senang. Ketika menulis dilakukan dengan hati yang bahagia, maka proses berkarya akan terasa lebih ringan dan menyenangkan.

Ketertarikan Ade Indriani Wulandari terhadap dunia literasi menjadi contoh positif bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri di bidang akademik maupun non-akademik. Semangat belajar dan keberaniannya bertanya diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa FAI Unikarta lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi.

Zy

Kuliah Di Prodi Ekonomi Syariah UNIKARTA: Raih Gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) dan Siap Menjadi Profesional Masa Depan

Tenggarong (11/05/2026) – Program Studi Ekonomi Syariah hadir sebagai pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin menempuh pendidikan tinggi dengan perpaduan antara ilmu ekonomi modern dan nilai-nilai Islam. Menariknya, lulusan Prodi Ekonomi Syariah akan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.), gelar yang relevan dan memiliki peluang karier luas di berbagai sektor.

Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori ekonomi berbasis syariah, tetapi juga dibekali keterampilan praktis agar siap bersaing di dunia kerja maupun membangun usaha sendiri.

Berikut keunggulan kuliah di Prodi Ekonomi Syariah:

1. Lulus dengan Gelar Sarjana Ekonomi (S.E.)
Lulusan Prodi Ekonomi Syariah akan menyandang gelar S.E., yang membuka peluang berkarier di berbagai bidang ekonomi, baik sektor syariah maupun sektor umum.

2. Peluang Karier sebagai Analis Ekonomi Syariah
Lulusan mampu menjadi analis ekonomi syariah, kebijakan fiskal dan moneter berbasis syariah yang dibutuhkan di lembaga pemerintahan, perbankan, dan industri keuangan.

3. Siap Berkarier di Lembaga Keuangan Syariah
Mahasiswa dibekali kemampuan untuk bekerja di bank syariah, koperasi syariah, BMT, lembaga zakat, wakaf, dan berbagai institusi keuangan berbasis syariah lainnya.

4. Bisa Menjadi Peneliti dan Akademisi
Bagi yang tertarik di bidang riset, lulusan juga memiliki kemampuan melakukan penelitian dan pengembangan ekonomi syariah.

5. Mencetak Entrepreneur Muslim
Mahasiswa juga didorong menjadi wirausahawan muda yang mampu membangun bisnis halal, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

6. Berbasis Nilai Keislaman dan Etika Profesional
Selain unggul dalam bidang akademik, mahasiswa juga dibentuk menjadi pribadi yang berakhlak baik dan profesional sesuai nilai-nilai Islam.

Di tengah pesatnya perkembangan industri halal dan ekonomi syariah di Indonesia, kebutuhan tenaga profesional di bidang ini terus meningkat.

Jangan ragu memilih Prodi Ekonomi Syariah. Kuliah dapat ilmu ekonomi, memahami bisnis syariah, dan lulus bergelar Sarjana Ekonomi (S.E.)!
Zy

Ketua Prodi Ekonomi Syariah Unikarta Hadiri Penandatanganan Komitmen Bersama di Kaltim Halal Festival 2026

Samarinda (10/05/2026) – Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Kutai Kartanegara turut ambil bagian dalam kegiatan Flagship Seminar Ekonomi dan Keuangan Syariah Kaltim Halal Festival (KalaFest) 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kalimantan Timur, pada Minggu (10/5/2026) di Aula Maratua Lt. 4 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur.

Kegiatan ini mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital di Kalimantan Timur.”

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Kutai Kartanegara, Santi Eka Panasiah, M.E., hadir bersama mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah untuk mengikuti seminar sekaligus melakukan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Timur.

Penandatanganan komitmen ini menjadi simbol sinergi antara perguruan tinggi, lembaga keuangan, pemerintah, serta berbagai stakeholder dalam mendorong pertumbuhan ekosistem ekonomi syariah yang berkelanjutan di daerah.

Santi Eka Panasiah menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan langkah positif untuk memberikan pengalaman langsung mengenai perkembangan ekonomi syariah di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur.

“Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi juga mampu melihat secara langsung bagaimana kolaborasi antar lembaga dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Kutai Kartanegara menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan literasi, edukasi, serta pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Timur

Zy

Prodi PAI FAI Unikarta Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur RPL Tipe A

Tenggarong, [09/05/2016] — Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara membuka kesempatan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau Tipe A. Jalur ini menjadi alternatif bagi masyarakat yang telah memiliki pengalaman belajar, pengalaman kerja, pelatihan, sertifikat kompetensi, maupun riwayat pendidikan sebelumnya untuk melanjutkan pendidikan formal pada jenjang sarjana.

Dekan Fakultas Agama Islam Unikarta, Habib Zainuri, M.Pd., menjelaskan bahwa RPL merupakan bentuk pengakuan terhadap capaian pembelajaran seseorang yang telah diperoleh sebelum masuk perguruan tinggi. Capaian tersebut dapat berasal dari pendidikan formal, pendidikan nonformal, pendidikan informal, maupun pengalaman kerja yang relevan dengan program studi yang dituju. Dalam ketentuan nasional, RPL dibagi menjadi RPL Tipe A untuk melanjutkan pendidikan formal dan RPL Tipe B untuk penyetaraan kualifikasi tertentu bagi calon dosen.

“Jalur RPL Tipe A ini kami buka sebagai bentuk perluasan akses pendidikan tinggi. Banyak masyarakat yang sebenarnya telah memiliki pengalaman mengajar, pengalaman berorganisasi, pengalaman kerja di lembaga pendidikan, mengikuti pelatihan, memiliki sertifikat, atau pernah menempuh pendidikan tinggi sebelumnya. Melalui RPL, pengalaman dan pembelajaran yang telah mereka miliki dapat dinilai secara akademik untuk menentukan pengakuan capaian pembelajaran,” jelas Habib Zainuri, M.Pd.

Menurutnya, RPL Tipe A bukan berarti kuliah tanpa proses akademik, melainkan proses pengakuan secara terukur terhadap capaian pembelajaran yang relevan dengan kurikulum Program Studi PAI. Pengakuan tersebut dapat diberikan dalam bentuk perolehan satuan kredit semester terhadap mata kuliah tertentu, setelah melalui proses pemeriksaan, verifikasi, validasi, dan penilaian oleh tim penilai RPL.

Dalam petunjuk teknis RPL di perguruan tinggi, RPL Tipe A dilakukan melalui dua mekanisme, yaitu transfer kredit dan perolehan kredit. Transfer kredit diberikan bagi calon mahasiswa yang pernah menempuh pendidikan pada program studi di perguruan tinggi sebelumnya. Sementara itu, perolehan kredit diberikan atas dasar pendidikan nonformal, informal, atau pengalaman kerja setelah lulus pendidikan menengah atas atau sederajat.

“Misalnya ada calon mahasiswa yang pernah kuliah sebelumnya, maka transkrip akademik dan dokumen pendukungnya dapat dinilai untuk melihat kesetaraan dengan mata kuliah di Prodi PAI. Ada pula calon mahasiswa yang belum pernah kuliah, tetapi memiliki pengalaman kerja, pengalaman mengajar, sertifikat pelatihan, atau portofolio yang relevan. Itu juga dapat diajukan melalui mekanisme perolehan kredit,” tambah Dekan FAI Unikarta.

Habib Zainuri menegaskan bahwa proses RPL tetap mengedepankan mutu akademik. Tidak semua pengalaman otomatis diakui sebagai mata kuliah. Setiap dokumen akan dinilai berdasarkan kesesuaiannya dengan capaian pembelajaran mata kuliah pada kurikulum Prodi PAI. Bukti yang diajukan harus valid, autentik, terkini, dan memadai, sehingga pengakuan yang diberikan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Adapun dokumen yang dapat disiapkan calon pendaftar antara lain ijazah, transkrip akademik, surat keterangan pernah menempuh mata kuliah, silabus atau RPS dari perguruan tinggi sebelumnya, daftar riwayat pekerjaan, sertifikat pelatihan, sertifikat kompetensi, surat keterangan kerja, portofolio pengalaman, penghargaan, penilaian kinerja, serta dokumen lain yang relevan dengan bidang Pendidikan Agama Islam. Ketentuan teknis RPL juga menyebutkan bahwa bukti portofolio dapat digunakan untuk menilai capaian pembelajaran yang diperoleh dari pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja.

Dalam pelaksanaannya, calon mahasiswa akan mengikuti beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran, pengisian formulir, konsultasi dengan tim RPL, pengumpulan portofolio, penilaian dokumen, wawancara, hingga penetapan hasil rekognisi. Apabila diperlukan, tim penilai juga dapat meminta bukti tambahan atau melakukan penilaian lanjutan untuk memastikan kesesuaian kompetensi calon mahasiswa dengan capaian pembelajaran mata kuliah.

“RPL ini bukan jalan pintas, tetapi jalan penghargaan. Negara memberikan ruang agar pengalaman belajar masyarakat tidak hilang begitu saja. FAI Unikarta melalui Prodi PAI ingin menghadirkan layanan pendidikan yang lebih terbuka, inklusif, dan tetap bermutu. Karena itu, setiap calon mahasiswa yang mendaftar melalui jalur RPL akan kami dampingi sejak tahap awal agar memahami prosedur, dokumen, dan mekanisme penilaiannya,” ujar Habib Zainuri.

Ia juga menjelaskan bahwa pengakuan SKS melalui RPL memiliki batasan sesuai ketentuan. Dalam petunjuk teknis, jumlah maksimal capaian pembelajaran yang dapat diakui adalah 70 persen dari total SKS beban belajar minimal suatu program pendidikan tinggi. Artinya, mahasiswa tetap wajib menempuh sisa mata kuliah sesuai kurikulum Prodi PAI FAI Unikarta sampai memenuhi seluruh capaian pembelajaran lulusan.

Pembukaan jalur RPL Tipe A ini diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi guru, tenaga kependidikan, aktivis pendidikan Islam, pengelola lembaga keagamaan, alumni pondok pesantren, praktisi dakwah, serta masyarakat umum yang memiliki pengalaman relevan untuk melanjutkan studi pada Program Studi Pendidikan Agama Islam FAI Unikarta.

“Harapan kami, jalur RPL ini menjadi pintu bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik, memperkuat kompetensi keilmuan, dan memperoleh pengakuan pendidikan formal secara sah. Prodi PAI FAI Unikarta siap menjadi rumah akademik bagi calon mahasiswa yang ingin bertumbuh, mengabdi, dan berkontribusi dalam dunia pendidikan Islam,” tutup Habib Zainuri, M.Pd.

Bagi masyarakat yang berminat melanjutkan studi melalui jalur RPL Tipe A, pendaftaran mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara dapat dilakukan secara online melalui laman resmi SPMB Unikarta pada tautan https://spmb.unikarta.ac.id/. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh melalui Sekretariat Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara.

 

Zy

Prodi Ekonomi Syariah FAI Unikarta Ikuti Penandatanganan Perluasan Literasi Wakaf pada KalaFest 2026

Samarinda (08/05/2026) — Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara turut berpartisipasi dalam prosesi penandatanganan simbolis perluasan literasi wakaf pada kegiatan Opening Ceremony Kalimantan Halal Festival atau KalaFest Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 8 Mei 2026, bertempat di Islamic Center Samarinda.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Kalimantan Timur. KalaFest 2026 mengangkat tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital di Kalimantan Timur.”

Dalam kegiatan tersebut, Program Studi Ekonomi Syariah FAI Unikarta diwakili oleh Kaprodi Ekonomi Syariah, Santi Eka Panasiah. Kehadiran Prodi Ekonomi Syariah FAI Unikarta menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung penguatan literasi ekonomi syariah, khususnya pada aspek wakaf sebagai instrumen sosial-ekonomi umat.

Prosesi seremoni KalaFest 2026 memuat sejumlah agenda penting, di antaranya peluncuran program unggulan berupa website KDEKS, program unggulan wakaf, serta Gerakan Pangan Murah serentak se-Kalimantan Timur. Selain itu, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan dan penandatanganan simbolis berbagai program strategis pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Salah satu agenda utama dalam seremoni tersebut adalah penandatanganan terkait perluasan literasi wakaf yang melibatkan KNEKS, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Kanwil Kementerian Agama, Badan Wakaf Indonesia, dan perguruan tinggi. Keterlibatan perguruan tinggi dalam agenda ini diharapkan dapat memperkuat peran kampus sebagai pusat edukasi, riset, dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang wakaf.

Melalui partisipasi ini, Program Studi Ekonomi Syariah FAI Unikarta menegaskan perannya dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi syariah di Kalimantan Timur. Literasi wakaf tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai gerakan produktif yang dapat berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kegiatan KalaFest 2026 juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, perguruan tinggi, pelaku usaha, pesantren, dan masyarakat dalam memperkuat ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan. Sinergi tersebut menjadi penting dalam mendorong transformasi wakaf agar semakin dikenal, dipahami, dan dimanfaatkan secara produktif.

Dengan adanya penandatanganan perluasan literasi wakaf ini, Program Studi Ekonomi Syariah FAI Unikarta diharapkan dapat semakin aktif menghadirkan program edukasi, kajian, serta pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan wakaf dan ekonomi syariah. Langkah ini sekaligus menjadi kontribusi nyata FAI Unikarta dalam mendukung akselerasi ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Timur.

Zy