Posts

TENGGARONG – Pengurus baru Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama Islam  Universitas Kutai Kartanegara (FAI Unikarta) baru-baru ini dilantik dan dikukuhkan (02/06/2018).

Hadir dalam prosesi tersebut, Rektor Unikarta, Erwinsyah, S.E., S.H., M.Si., CLA., Dekan FAI Unikarta, H. Mubarak, S.Pd.I., M.Pd.I., Ketua LPTQ Kabupaten Kutai Kartanegara, H.M. Arsyad, S.Sos., M.Si., dan Ketua TDA (Tangan Di Atas) Kutai Kartanegara Nur Kholis, S.T., M.T.

Bertempat di lantai utama gedung Rektorat Unikarta, pelantikan BEM FAI Unikarta ini menjadi momen peralihan estafet kepemimpinan dari Muhammad Alfahri (Ketua BEM FAI Periode 2017/2018) kepada Abdullah (Ketua BEM FAI Periode 2018/2019).

Penyerahan Alquran oleh Ketua LPTQ Kutai Kartanegara

Abdullah dalam sambutannya setelah dikukuhkan bertekad bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengemban amanah selama setahun kepengurusan yang akan datang.

Sedangkan Ketua demisioner Alfahri mengatakan bahwa pengurus yang lama akan ikut membantu kendala-kendala yang dihadapi oleh pengurus baru BEM FAI Unikarta.

Dekan FAI dalam sambutannya mengharapkan agar kepengurusan BEM FAI yang baru dilantik ini dapat bersinergi dengan seluruh pihak, sekaligus menekankan kewirausahaan di tataran mahasiswa.

Kegiatan pelantikan ini, katanya, juga dirangkai dengan kerjasama kelembagaan antara FAI Unikarta dan Komunitas TDA Kutai Kartanegara, serta penyerahan Alquran dan Iqro oleh LPTQ Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pengurus BEM FAI Unikarta Periode 2018/2019

Ketua LPTQ Kutai Kartanegara, H.M. Arsyad, mewakili Plt Bupati Kutai Kartanegara, menekankan agar BEM FAI Unikarta ini berkembang jiwa kepemimpinannya yang dilandasi Alquran.

Oleh karenanya, LPTQ Kutai Kartanegara memberikan Alquran dan Iqro sebagai penguatan kapasitas diri mahasiswa Islam di Kutai Kartanegara.

Adapun Rektor Unikarta, Erwinsyah, merasa bangga atas pencapaian yang telah dilakukan oleh  FAI dan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Pengurus BEM FAI Unikarta.

Ia berharap semangat kebersamaan yang telah terjalin dengan baik ini dapat berimplikasi kepada peningkatan mutu pendidikan di FAI Unikarta.

Kegiatan pelantikan ini dirangkai dengan Talk Show yang menghadirkan pemantik Nur Kholis, ST., MT.

Selaku pegiat bisnis di Kabupaten Kutai Kartanegara dan pemilik beberapa usaha yang terus berkembang di Indonesia. (Mbr001)

TENGGARONG – Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara (FAI Unikarta) tidak main-main di dalam memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan SDM di Kutai Kartanegara.

FAI Unikarta pada tahun ini secara perdana menggelar Lomba MTQ Tingkat Mahasiswa dan SMA se-Kaltim. Lomba ini selain upaya untuk mensinkronkan dengan program pemerintah yakni Gerakan Etam Mengaji program Gerbang Dayaku jilid II ini, juga sekaligus ingin berkontribusi nyata dalam mencetak generasi qurani di Kaltim.

CETAK SARJANA PLUS: Rektor Dr. Sabran bersama Dekan FAI, beserta Ketua LPTQ H. Encek Mugnidin. B. Sc dan Kepanitiaan MTQ. (FOTO: HERI/KK)

Rektor Unikarta Dr. Sabran mengatakan lomba ini merupakan bagian penting dari visi misi ‘Kampus Ungu’ yaitu untuk menghasilkan lulusan yang bertaqwa kepada Tuhan YME, bermoral dan berwirausaha. “Pada sisi lain juga ini erat kaitannya dengan program pemerintah yakni Gerakan Etam Mengaji. Secara rutinitas memang di Unikarta telah melakukan program-program yang bersifat akademik misalnya saja program spiritual gathering yang dilaksanakan setiap hari Sabtu dan juga program lainnya dalam rangka untuk menciptakan dan mengkreasi lulusan yang kita harapkan sesuai dengan visi misi kita,” katanya kepada Koran Kaltim.

Untuk diketahui ada empat cabang lomba yang diselenggarakan dalam ajang perdana kali ini yakni Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Syahril Quran (MSQ), Musabaqah Khatthil Quran (MKQ) dan Musabaqah Makalah Ilmiah Quran (MMIQ) diselenggarakan mulai 31 Juli sampai 4 Agustus.

Rapat Koordinasi Persiapan MTQ Unikarta

Rektor menegaskan, disamping fokus pada program kewirausahaan juga ingin memperdalam kajian pengembangan tilawatil Quran. “Ini penting dan sesuai harapan kita semua. Nanti kalau dahulu itu ada yang disebut ulama plus, saya berharapa ke depan ini ada sarjana plus. Punya ijazah punya kemampuan secara akademik tetapi juga memiliki kemampuan di bidang keagamaan,” tegasnya.

“Kita ingin menyajikan itu kepada masyarakat kepada keluarga bahwa mahasiswa Unikarta memiliki plus baik itu bisa berwirausaha, memiliki kemampuan di bidang akademik penelitian dan sebagainya tetapi juga paham tentang ilmu keagamaan terutama tilawatil Quran,” imbuh Sabran. (Sumber: KoranKaltim)

TENGGARONG – Baru-baru ini Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) dilantik dan kukuhkan (13/5). Dekan FAI bersama Rektor Unikarta hadir dalam prosesi tersebut. Bertempat di ruang Prof. Dr. H. Syaukani, HR, MM., Muhammad Alfahri sebagai Ketua, Sopianussauri sebagai Wakil Ketua dan para pengurus BEM FAI periode 2017/2018 berikrar dihadapan undangan yang hadir, yang dipandu langsung oleh Dekan FAI sekaligus mengukuhkan kepengurusan.

Rektor Unikarta, Dr. Sabran memberikan sambutan dalam Pelantikan BEM FAI Unikarta

Alfahri dalam sambutannya setelah dikukuhkan bertekad bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengemban amanah selama setahun kepengurusan yang akan datang, sedangkan Ketua Demisioner Nur Hasanah mengatakan bahwa Alfahri dan kawan-kawannya ini adalah Pengurus BEM FAI yang relatif muda, yang terpilih sebagai Ketua Umum.

Dilain pihak, Dekan FAI Mubarak menharapkan agar kepengurusan BEM FAI yang baru dilantik ini dapat bersinergi dengan pihak pengelola Fakultas, khususnya dalam program-program proyektif. Ia mengatakan bahwa BEM perlu diajak untuk mengembangkan diri bersama-sama dengan Fakultas sebagai induknya. “Beberapa PTKIS di Kalsel bahkan sudah ada yang mengajak kita untuk bekerjasama dalam pembinaan kemahasiswaan” katanya, dalam kesempatan tersebut.

Adapun Rektor Unikarta, Dr. Sabran, SE. M.Si. merasa bangga atas pencapaian yang telah dilakukan Pengelola FAI dan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Pengurus BEM FAI Unikarta. Ia berharap semangat kebersamaan yang telah terjalin dengan baik ini dapat berimplikasi kepada peningkatan mutu pendidikan di FAI Unikarta. “Semoga kedepan Prodi PAI dapat meningkat dari B menjadi A” pungkasnya. (Mbr001)