Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), merupakan mata kuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara.

Santiaji & Pelepasan Mahasiswa PPL
Santiaji & Pelepasan Mahasiswa PPL

PPL sebagai mata kuliah ditujukan untuk membekali dan memberikan pengalaman mengajar di sekolah/ madrasah kepada mahasiswa agar berlatih secara bertahap dan sistematis

Dalam menerapkan berbagai ilmu pengetahuan, wawasan, keterampilan, nilai, dan sikap sebagai pendidik sehingga terbentuk kemampuan profesionalnya selaku pendidik di sekolah/ madrasah.

PPL tahun akademik 2018/ 2019 ini diikuti oleh 146 orang mahasiswa yang tersebar di 36 SMA/ MA dan SMP/MTs di Kabupaten Kutai Kartanegara dan sekitarnya.

Demikian disampaikan Ketua Panitia bapak Adinata Rusmen Idris, S.Sos.I., M.Pd pada sambutannya.

Pelepasan dilakukan oleh Rektor Universitas Kutai Kartanegara bapak Erwinsyah, SE., M.Si., CLA di Pendopo Wakil Bupati Kutai Kartanegara pada 14/01/2019 kemarin.

Dalam sambutannya rektor Unikarta berpesan agar mahasiswa PPL memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

PPL merupakan kesempatan emas bagi mahasiswa/i dalam mempraktikan pengetahuan, wawasan yang di dapat di bangku kuliah sebelum akhirnya nanti akan terjun kedunia pendidikan sebagai guru profesional.

Dan hal lain yang tidak kalah penting adalah PPL merupakan salah satu bentuk sosialisasi bagi calon mahasiswa/ i Unikarta.

Mahasiswa PPL adalah wajah dari kualitas pendidikan di program studi dan kampus secara umum

Oleh karenanya mahasiswa PPL diharapkan selama kegiatan PPL agar memberikan kesan terbaik bagi sekolah/ madrasah.

TENGGARONG – Pengurus baru Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama Islam  Universitas Kutai Kartanegara (FAI Unikarta) baru-baru ini dilantik dan dikukuhkan (02/06/2018).

Hadir dalam prosesi tersebut, Rektor Unikarta, Erwinsyah, S.E., S.H., M.Si., CLA., Dekan FAI Unikarta, H. Mubarak, S.Pd.I., M.Pd.I., Ketua LPTQ Kabupaten Kutai Kartanegara, H.M. Arsyad, S.Sos., M.Si., dan Ketua TDA (Tangan Di Atas) Kutai Kartanegara Nur Kholis, S.T., M.T.

Bertempat di lantai utama gedung Rektorat Unikarta, pelantikan BEM FAI Unikarta ini menjadi momen peralihan estafet kepemimpinan dari Muhammad Alfahri (Ketua BEM FAI Periode 2017/2018) kepada Abdullah (Ketua BEM FAI Periode 2018/2019).

Penyerahan Alquran oleh Ketua LPTQ Kutai Kartanegara

Abdullah dalam sambutannya setelah dikukuhkan bertekad bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengemban amanah selama setahun kepengurusan yang akan datang.

Sedangkan Ketua demisioner Alfahri mengatakan bahwa pengurus yang lama akan ikut membantu kendala-kendala yang dihadapi oleh pengurus baru BEM FAI Unikarta.

Dekan FAI dalam sambutannya mengharapkan agar kepengurusan BEM FAI yang baru dilantik ini dapat bersinergi dengan seluruh pihak, sekaligus menekankan kewirausahaan di tataran mahasiswa.

Kegiatan pelantikan ini, katanya, juga dirangkai dengan kerjasama kelembagaan antara FAI Unikarta dan Komunitas TDA Kutai Kartanegara, serta penyerahan Alquran dan Iqro oleh LPTQ Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pengurus BEM FAI Unikarta Periode 2018/2019

Ketua LPTQ Kutai Kartanegara, H.M. Arsyad, mewakili Plt Bupati Kutai Kartanegara, menekankan agar BEM FAI Unikarta ini berkembang jiwa kepemimpinannya yang dilandasi Alquran.

Oleh karenanya, LPTQ Kutai Kartanegara memberikan Alquran dan Iqro sebagai penguatan kapasitas diri mahasiswa Islam di Kutai Kartanegara.

Adapun Rektor Unikarta, Erwinsyah, merasa bangga atas pencapaian yang telah dilakukan oleh  FAI dan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Pengurus BEM FAI Unikarta.

Ia berharap semangat kebersamaan yang telah terjalin dengan baik ini dapat berimplikasi kepada peningkatan mutu pendidikan di FAI Unikarta.

Kegiatan pelantikan ini dirangkai dengan Talk Show yang menghadirkan pemantik Nur Kholis, ST., MT.

Selaku pegiat bisnis di Kabupaten Kutai Kartanegara dan pemilik beberapa usaha yang terus berkembang di Indonesia. (Mbr001)

TENGGARONG – FAI Unikarta kembali melaksanakan Pelatihan Standardisasi Guru Alquran Metode Tilawati Angkatan V Tahun Akademik 2017/2018 (27/01/2018). Bertempat di ruang perkuliahan Unikarta, pelatihan kali ini diikuti oleh peserta sebanyak 58 (lima puluh delapan) orang dari berbagai semester. Hadir dalam kegiatan ini Rektor Unikarta Erwinsyah, S.E., S.H., M.Si., CLA., Dekan FAI H. Mubarak, S.Pd.I., M.Pd.I., Wakil Dekan I FAI H. Sofian Efendi, S.Ag., M.Pd., Ketua Program Studi PAI Adinata Rusmen Idris, S.Sos.I., M.Pd., Bagian Kemahasiswaan Mukmin, S.Pd.I., Direktur Eksekutif TEC Kutai Kartanegara Ustaz Imam Wahyudi, S.Pd. bersama Tim Instruktur sebagai perwakilan dari Pesantren Alquran Nurul Falah Surabaya.

Rektor Unikarta Erwinsyah bersama Dekan FAI, Wakil Dekan I FAI, dan Tim Instruktur Pesantren Alquran Nurul Falah Surabaya

Dekan FAI mengatakan bahwa Standardisasi Guru Alquran ini adalah agenda rutin yang dilakukan di FAI Unikarta untuk menyetandarkan kemampuan membaca Alquran dengan benar dan baik sesuai kaidah tajwid dan tartil Alquran. Selain itu, setiap lulusan FAI Unikarta wajib berstandar kemampuan membaca Alqurannya yang dibuktikan dengan Syahadah/Sertifikat dari Pesantren Alquran Nurul Falah Surabaya. Hal ini agar para lulusan FAI Unikarta siap mengabdi di masyarakat sebagai Guru PAI dan Guru Alquran. “Lulusan FAI Unikarta, selain sebagai Guru PAI, juga harus mengisi slot Guru Pembelajar Alquran di sekitar 500-an SD sederajat yang tersebar di 18 Kecamatan se Kabupaten Kutai Kartanegara. Ini merupakan ikhtiar FAI Unikarta” katanya.

Antusiasme Peserta Pelatihan Standardisasi Guru Alquran Metode Tilawati Angkatan V Tahun 2017/2018

Di lain pihak, Direktur Eksekutif TEC Kutai Kartanegara dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Rektor Unikarta atas atensi yang diberikan terhadap Pelatihan Standardisasi Guru Alquran. Menurutnya perhatian Rektor Unikarta ini menjadi tolokukur bahwa Pembelajaran Alquran di Unikarta akan terus berjalan dan berkembang. Tidak menutup kemungkinan akan banyak inovasi yang akan dilakukan oleh Rektor Unikarta kini sebagai kelanjutan dari kebijakan Rektor Unikarta terdahulu. “Semoga, Rektor Unikarta dapat berkunjung ke Pesantren Alquran Nurul Falah Surabaya dalam waktu dekat untuk mempererat ikatan silaturahim antar lembaga” pungkasnya.

Antusiasme Peserta Pelatihan Standardisasi Guru Alquran Metode Tilawati Angkatan V Tahun 2017/2018

Rektor Unikarta yang didaulat menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi menyampaikan rasa bangganya sekaligus apresiasi setinggi-tingginya atas upaya yang dilakukan oleh FAI Unikarta dan TEC Kutai Kartanegara sebagai perwakilan Pesantren Alquran Nurul Falah Surabaya. Dia mengatakan bahwa di mata kuliah Agama Islam seluruh program studi di Unikarta yang berbobot 3 SKS, 1 SKS-nya dapat dimasuki pembelajaran Alquran. Selain itu, Rektor Unikarta juga mengatakan bahwa sangat baik jika Pelatihan Standarisasi Guru Alquran ini dijadikan pelatihan yang berkualifikasi profesi dengan hasil berupa Sertifikasi Profesi ke BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi-red). Dia menegaskan untuk ke arah ini maka profesi guru Alquran mesti berstandar pembelajarannya, kualitasnya, hasilnya, dan lain-lain, yang menggambarkan kualifikasi pekerjaan formal. “Semoga, dengan pelatihan ini, guru-guru PAI yang dihasilkan oleh FAI Unikarta semakin berbobot dan memperoleh kepecayaan di masyarakat” pungkasnya. (Mbr001)

TENGGARONG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ibnu Khaldun Nunukan Kalimantan Utara pada Kamis (07/12/2017) melaksanakan studi banding ke Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara (FAI Unikarta) Tenggarong. Rombongan tiba di Kampus Ungu didampingi seorang Dosen Pembina Eko Nani Fitriono, S.Th.I., M.P.I. Kehadiran BEM STIT Ibnu Khaldun Nunukan di Unikarta disambut oleh Plt. Rektor Unikarta, Erwinsyah, S.E., S.H., M.Si., CLA., Wakil Dekan I FAI Unikarta Bidang Akademik H. Sofian Efendi, S.Ag., M.Pd., Bagian Kemahasiswaan FAI Unikarta, Mukmin, S.Pd.I., dan Ketua BEM FAI Unikarta Alfahri beserta jajaran pengurus.

Serah Terima Cenderamata dari Unikarta kepada STIT Ibnu Khaldun Nunukan

Kunjungan Studi Banding BEM STIT Ibnu Khaldun Nunukan ini tiga hari sebelumnya telah dilaksanakan di IAIN Samarinda, Universitas Mulawarman dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU). Dalam sambutannya Ketua BEM STIT Ibnu Khaldun Nunukan Abdul Rohman menyampaikan bahwa kedatangan mereka dalam rangka mempelajari berbagai program yang dilaksanakan oleh beberapa BEM di PTN/PTKIN/PTKIS yang ada di Kalimantan Timur. Sedangkan Dosen Pembina mahasiswa Eko Nani Fitriono, S.Th.I., M.P.I. mengatakan bahwa kedatangan para mahasiswa ini untuk memperdalam wawasan mereka dalam pengelolaan kemahasiswaan dan akademik di perguruan tinggi.

Kunjungan STIT Ibnu Khaldun Nunukan di FAI Unikarta

Di lain pihak, Plt Rektor Unikarta, Erwinsyah, S.E., S.H., M.Si., CLA., menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh BEM STIT Ibnu Khaldun Nunukan ini diUnikarta. Bahkan, katanya jika ada kesempatan perlu dilakukan kunjungan balasan oleh BEM FAI Unikarta ke STIT Ibnu Khaldun Nunukan. Sedangkan Wakil Dekan I FAI Unikarta Bidang Akademik H. Sofian Efendi, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan STIT ibnu Khaldun Nunukan ini akan mempererat hubungan antara PTKIS Nunukan dan PTKIS Tenggarong.

Kegiatan studi banding ini dilaksanakan dengan beberapa agenda, antara lain: mengamati kegiatan di lingkungan kampus serta diskusi kelembagaan dan kegiatan kemahasiswaan.  (Mbr001)

TENGGARONG – Bakti Kerja Mahasiswa (BKM) Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara (FAI Unikarta) berakhir tadi malam (20/10/2017). Suasana haru mewarnai penutupan BKM FAI Unikarta di Gedung BPU Desa Margahayu (Jonggon A) Kecamatan Loa Kulu.

Yudha selaku Ketua Pelaksana BKM FAI Unikarta tahun 2017 ini melaporkan bahwa banyak pelajaran berharga dalam bermasyarakat yang diperoleh oleh mahasiswa FAI Unikarta selama beraktivitas di Desa Margahayu. “Mahasiswa FAI pasti akan terkenang dengan keramahan warga Desa Jonggon A” kata Yudha.

Pembukaan BKM BEM FAI di Desa Margahayu, Loa Kulu. Wakil Ketua DPRD Kukar, Supriadi, memberikan sambutan didampingi Kades Margahayu, Rusdi dan Dekan FAI Unikarta

Di lain pihak Alfahri selaku Ketua BEM FAI Unikarta mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Rusdi selaku Kepala Desa Margahayu yang telah menerima dengan baik para mahasiswa FAI Unikarta. “Kepala Desa dan perangkatnya telah menunjukkan penerimaan yang baik kepada mahasiswa FAI Unikarta selama pelaksanaan BKM” katanya.

Kepala Desa Margahayu, Rusdi, dalam sambutannya merasa bangga atas pilihan FAI Unikarta menempati Desa Margahayu sebagai tempat pengabdian masyarakat. “Di lain waktu, selain agenda BKM, silahkan datang ke Desa margahayu untuk sekedar bertukar pikiran ataupun ikut membantu membina masyarakat di Desa Margahayu” ucapnya.

BAITUL QURAN DI DESA MARGAHAYU

Sehari sebelum penutupan (19/10/2017), Panitia BKM FAI Unikarta menghadirkan Wakil Ketua IV Pengurus LPTQ Kabupaten Kutai Kartanegara, yaitu H. Encek Mugniddin, B.Sc. beserta rombongan LPTQ Kabupaten Kutai Kartanegara. Kehadiran LPTQ dan rombongan di Mesjid Nurul Huda guna menyosialisasikan Gerakan Etam Mengaji (GEMA) sebagaimana amanat Peraturan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 24 tahun 2016.

Wakil Ketua IV LPTQ Kukar, H. Encek Mugniddin, dalam acara Sosialisasi GEMA (Gerakan Etam Mengaji) Kukar di Mesjid Nurul Huda, Desa Margahayu

“Kewajiban masyarakat, pengurus mesjid dan musholla untuk menggerakan potensi membaca Alquran” kata Encek Mugniddin. Dia menyebutkan angka sekitar 25% saja masyarakat di Kutai Kartanegara ini yang mampu mengaji.  “Oleh karenanya, perlu ada upaya untuk menghadirkan pembelajaran Alquran secara sistematis dan berkelanjutan, baik yang dilaksanakan di rumah-rumah atau fokus di mesjid atau musholla” tegasnya.

Rusdi, Kepala Desa Margahayu, menyatakan persetujuannya untuk menjadikan Desa Margahayu sebagai Baitul Quran. Ia mengatakan sudah lama ingin menghadirkan LPTQ tingkat Desa di Desa Margahayu, namun belum mengetahui caranya. “Semoga dengan kehadiran LPTQ di Desa Margahayu ini dapat membantu pihak desa dalam mengembangkan Desa Margahayu” harapnya kepada Pengurus LPTQ.

Dalam kesempatan hadirnya LPTQ di Desa Margahayu, LPTQ Kabupaten Kutai Kartanegara menyumbangkan bingkisan berupa Kitab Suci Alquran dan buku pembelajaran Alquran kepada Takmir Mesjid Nurul Huda. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Hj. Anita, SE.

KONTRIBUSI TEC DALAM PEMBELAJARAN ALQURAN DI DESA MARGAHAYU

Tilawati Education Center (TEC) Kutai Kartanegara sebagai salah satu mitra kerja FAI Unikarta turut terlibat dalam pelaksanaan BKM di Desa Margahayu. Imam Wahyudi, S.Pd., selaku Dirktur Eksekutif TEC mengatakan bahwa Desa Margahayu merupakan desa potensial untuk menjadi binaan intensif TEC. “TEC berusaha maksimal agar masyarakat di pedesaan benar-benar melek aksara Alquran” katanya.

Direktur TEC, Imam Wahyudi, S.Pd.. bersama tim TEC Kukar dalam kegiatan Pembelajaran di Desa Maargahayu

Hal senada diungkapkan oleh Dekan FAI, H. Mubarak, S.Pd.I., M.Pd.I. “Jika tidak terkendala, FAI Unikarta berencana menjadikan Desa Margahayu sebagai Desa Binaan Pembelajaran Alquran dan Keagamaan Islam” ungkapnya.

Imam Wahyudi maupun Mubarak sepakat bahwa Desa Margahayu harus terbebas dari buta aksara Alquran, dan masyarakatnya dapat hidup secara rukun berdasarkan nilai-nilai Islam yang dianut sebagaimana harapan Kepala Desa margahayu, yaitu Desa Margahayu sebagai bagian dari “Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghofur”. (Mbr001)

TENGGARONG – Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Erwinsyah, SE., M.Si., CLA, pagi tadi (17/10/2017) secara resmi melepaskan keberangkatan Mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) untuk melaksanakan Bakti Kerja Mahasiswa (BKM) di Desa Margahayu (Jonggon A) Kecamatan Loa Kulu. Hadir dalam acara pelepasan tersebut Ketua IKAFAI Supriadi, S.Pd.I, M.Pd., Dekan FAI, H. Mubarak. S.Pd.I., M.Pd.I, Wakil Dekan I H. Sofian Efendi, S.Ag., M.Pd., Bagian Umper FAI, Wiwin, S.Pd.I, Bagian Kemahasiswaan Mukmin, S.Pd.I, Pengurus BEM FAI Unikarta.

Searah jarum jam: Plt. Rektor Unikarta; Foto bersama Plt. Rektor, Ketua IKAFAI, Pengelola FAI dan BEM FAI; dan Para peserta BKM FAI Unikarta

Plt. Rektor Unikarta dalam sambutannya mengatakan bahwa BKM merupakan upaya nyata untuk mendekatkan mahasiswa dengan masyarakat. “BKM ini akan memacu semangat mahasiswa dalam memahami kehidupan bermasyarakat dan memahami problematika kemasyarakatan dan keummatan” kata Plt. Rektor.  “Dulu, sewaktu kami mahasiswa, kegiatan ini bukan disebut BKM, tetapi Kemah Kerja Mahasiswa (KKM-red.)” kata Erwin seraya bernostalgia dengan ingatan masa lalu dirinya sebagai Senat Mahasiswa.

Plt. Rektor juga mengingatkan agar mahasiswa FAI dapat berpikir kritis dan analitis mengingat problematika keuangan yang saat ini dihadapi oleh Unikarta, meskipun dilain pihak dia salut dengan mahasiswa FAI yang dapat melaksanakan kegiatan meskipun dengan kondisi seadanya. “Biasanya, dalam situasi sulit, orang itu akan berpikir cerdas” selorohnya, sehingga ditimpali tepuk tangan riuh dari mahasiswa.

Di lain pihak, Ketua IKAFAI, Supriadi, S.Pd.I., M.Pd., turut memberi semangat kepada adik-adik mahasiswa FAI yang akan segera bersosialisasi di masyarakat. Dalam kapasitasnya sebagai alumni, Supri mengatakan bahwa lingkungan masyarakat adalah wadah uji kemampuan dan daya tahan mahasiswa dalam menghadapi situasi kompleks dan problematika hidup bermasyarakat. “Dulu, saya juga mengalami masa-masa indah seperti yang saat ini dialami oleh mahasiswa sekarang” demikian katanya. Supri juga mengingatkan agar mahasiswa FAI tidak canggung untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di bangku kuliah untuk diaplikasikan ke masyarakat.

Terpisah, Dekan FAI berpesan agar BEM FAI dan mahasiswa yang saat ini melaksanakan BKM untuk menjaga nama baik almamater dan beradaptasi dengan baik dalam lingkungan masyarakat. Sebab, BKM itu esensinya adalah sosial and intellectual exercise, melatih kemampuan sosial dan intelektual mahasiswa.

BKM FAI Unikarta ini diikuti sebanyak 48 (empat puluh delapan) orang mahasiswa dari Semester 1 dan kepanitiaan sebanyak 20 (duapuluh) orang. (Mbr001)

TENGGARONG – Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2017/2018. Agenda ini dihelat selama tiga hari, yaitu dari tanggal 23-25 Agustus 2017. Fakultas Agama Islam (FAI) sebagai salah satu fakultas dilingkungan Unikarta turut mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Unikarta ini melalui lembaga-lembaga kemahasiswaan (BEM-U, BEMF, UKM).

Dekan FAI Unikarta H. Mubarak, S.Pd.I. M.Pd.I. mengatakan bahwa kegiatan PKKMB ini orientasinya tidak lain ialah mengenalkan kepada para mahasiswa dan mahasiswi baru mengenai dinamika kehidupan perguruan tinggi, pengenalan lembaga-lembaga yang erat kaitannya dengan para mahasiswa dan mahasiswi selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi, serta etika berkehidupan dalam lingkungan perguruan tinggi.

Dekan FAI Unikarta menyambut mahasiswa/i baru

“Sepatutnya, melalui orientasi ini para mahasiswa dan mahasiswi baru mengetahui semua aspek yang berkaitan erat dengan kepentingan mereka selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi” katanya.

Sehubungan dengan mahasiswa dan mahasiswi baru di FAI Unikarta, Mubarak mengatakan bahwa kegiatan PKKMB ini wajib diikuti oleh semua mahasiswa dan mahasiswi baru FAI Unikarta. “Bagi mahasiswa yang belum memperoleh sertifikat PKKMB tahun ini wajib mengikutinya di tahun yang akan datang”pungkasnya.

Berdasarkan agenda kepanitiaan PKKMB Unikarta Tahun 2017 agenda kegiatan selama tiga hari dijadwalkan, yaitu: hari pertama, perkenalan dengan komponen Yayasan dan Universitas, hari kedua perkenalan dengan komponen fakultas, serta hari ketiga perkenalan dengan organisasi kemahasiswaan. (Mbr001)

TENGGARONG – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-1 Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) tingkat Mahasiswa dan Pelajar SLTA se-Kalimantan Timur secara resmi ditutup oleh Sekretaris LPTQ Kabupaten Kutai Kartanegara, H.M. Arsyad, S.Sos., MM (4/8/2017). Hadir dalam kesempatan tersebut Rektor Unikarta Dr. Sabran, SE., M.Si beserta Dekan FAI Unikarta H. Mubarak, S.Pd.I., M.Pd.I, Ketua Kopertais Wilayah XI Kalimantan Prof. Dr. H. Akh. Fauzi Aseri, MA., Sekretaris YKK Agus Setiagunawan, S.Sos., M.Si., Camat Tenggarong, para Dewan Hakim MTQ yang dikoordinir oleh H. Encek Mugniddin, B.Sc., Wakil-wakil Rektor, Dekan dan Wakil-wakil Dekan serta tamu undangan.

MTQ Ke-1 Unikarta ditutup secara resmi oleh HM Arsyad

Arsyad dalam sambutannya mengatakan bahwa MTQ perdana untuk tingkat mahasiswa dan pelajar yang dilaksanakan oleh Unikarta ini menjadi awal yang baik dalam pembinaan tilawatil quran di Unikarta, setelah sebelumnya dalam pembukaan Ketua LPTQ sekaligus Wakil Bupati Kukar Drs. Edi Damansyah, M.Si. dan Rektor Unikarta melaksanakan penandatanganan kesepaktan kerjasama. Kerjasama tersebut kata Arsyad akan memperkuat peran strategis LPTQ dalam pembinaan tilawatil quran sekaligus implementasi Gerakan Etam Mengaji (GEMA) sesuai Perbup Kukar No. 24/2016; sedangkan disisi lain, kerjasama tersebut juga akan memperkuat pembinaan mahasiswa sebagai qori/qoriah, hafiz/hafizah, dan peserta pada cabang lomba MTQ. Menutup sambutannya, Kabag Kesra ini menyerahkan secara simbolis Kitab Suci Alquran sebanyak 100 buah dari LPTQ kepada FAI Unikarta sebagai apresiasinya atas terselenggaranya MTQ ini.

Dilain pihak, Rektor Unikarta, Sabran, dalam sambutannya mengatakan bahwa MTQ ini bukanlah yang pertama dan terakhir tetapi akan dilanjutkan pada tahun-tahun yang akan datang. Unikarta kata Sabran bercita-cita melahirkan Sarjana Plus yang memiliki pemahaman keilmuan, kewirausahaan dan ber-imtaq. “Kalau dulu ada istilah Kyai-Plus maka di Unikarta ada Sarjana-Plus” katanya. Sabran berharap FAI Unikarta dan seluruh fakultas di Unikarta dapat mendistribusikan kegiatan kemahasiswaannya dalam kegiatan keagamaan seperti Spiritual Gathering yang dilaksanakan setiap Sabtu dan lain-lain.

Rangkaian kegiatan penutupan MTQ Ke-1 ini diisi dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba, dimeriahkan dengan pembacaan qasidah maulid serta ditutup dengan kembang api. (Mbr001)

TENGGARONG-Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) menggelar lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Mahasiswa dan SMA se-Kalimantan Timur 31 Juli – 4 Agustus.

Acara pembukaan MTQ yang diprakarsai langsung oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FAI  turut dihadiri perwakilan MUI Kukar, Wakil Ketua DPRD Kukar Supriyadi dan Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah sekaligus Ketua LPTQ Kukar yang didaulat untuk membuka secara resmi lomba MTQ, Senin malam (31/7).

SINERGI MOU Antara Unikarta dengan LPTQ terkait kerja sama pembinaan peningkatan dan pembelajaran Alquran dalam acara pembukaan MTQ mahasiswa se-Kaltim. (FOTO: HERI/KK)

Acara pembukaan diawali oleh penampilan Habsy Unikarta dan tarian Jepen yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci AlQuran dari Qori terbaik Ustadz Zainal Arifin.

Rektor Unikarta Dr Sabran dalam sambutannya mengatakan Unikarta telah berhasil menyelenggarakan MTQ untuk kali perdana ini dan seyogyanya harus bersyukur dan bermunajat kepada Allah SWT.

“Ini momen terbaik kita semua. Gelaran ini merupakan bagian penting dalam rangka mendorong visi misi entrepreneur university untuk menghasilkan lulusan yang berwirausaha serta juga kuat dalam iman dan bertaqwa. Nanti diharapkan bukan hanya mampu menguasai ilmu agama tetapi juga memahami dan menjalankan untuk bisa membaca tulis Alquran dengan baik,” katanya.

Rektor menjelaskan untuk tujuan tersebut butuh kinerja bersama. Guna  mendapatkan kebaikan dan kemakmuran dalam hidup kita semua harus dekat dengan AlQuran. Salah satu program Unikarta untuk tujuan ini ialah adanya agenda Spiritual Gathering setiap pekannya.

Ada 70 orang peserta yang mengikuti lomba kali ini yang terdiri dari 34 peserta MTQ, 14 peserta MSQ, 11 peserta MKQ dan 8 peserta yang mengikuti lomba menulis makalah AlQuran. Gelaran pembukaan ini juga sekaligus momen bersejarah bagi Unikarta yakni penandatangan Mou FAI Unikarta dengan LPTQ Kukar yang didalamnya terdapat kerja sama saling membantu dalam melaksanakan pembinaan, pendidikan, penelitian, dan pengembangan Alquran.

“Kita ingin menghasilkan hafidz dan hafidzah dan disini ada Lab khusus pusat kajian Islam, SDM yang berkualitas dan SDM yang berjiwa Alquran. Kita juga berharap bukan sekedar menyelenggarakan MTQ saja, tetapi pembinaan tilawatil Quran. Unikarta jadi endorser pengembangan tilawatil quran dengan metode tilawati,” harapnya.

Wabup Edi Damansyah menegaskan untuk menghasilkan qari/qariah serta Hafidz dan Hafidzah yang lebih utama ialah pada sektor pembinaan karena secara struktural LPTQ dari tingkat kecamatan, desa dan kelurahan sudah kuat.

“Kurangi acara-acara yang bersifat seremonial semata. Kita berharap dengan MoU ini pembinaan dan pengembangan pembelajaran Alquran Unikarta bisa menjadi leader,” tegas Edi. (Sumber: KoranKaltim)

TENGGARONG – Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara (FAI Unikarta) tidak main-main di dalam memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan SDM di Kutai Kartanegara.

FAI Unikarta pada tahun ini secara perdana menggelar Lomba MTQ Tingkat Mahasiswa dan SMA se-Kaltim. Lomba ini selain upaya untuk mensinkronkan dengan program pemerintah yakni Gerakan Etam Mengaji program Gerbang Dayaku jilid II ini, juga sekaligus ingin berkontribusi nyata dalam mencetak generasi qurani di Kaltim.

CETAK SARJANA PLUS: Rektor Dr. Sabran bersama Dekan FAI, beserta Ketua LPTQ H. Encek Mugnidin. B. Sc dan Kepanitiaan MTQ. (FOTO: HERI/KK)

Rektor Unikarta Dr. Sabran mengatakan lomba ini merupakan bagian penting dari visi misi ‘Kampus Ungu’ yaitu untuk menghasilkan lulusan yang bertaqwa kepada Tuhan YME, bermoral dan berwirausaha. “Pada sisi lain juga ini erat kaitannya dengan program pemerintah yakni Gerakan Etam Mengaji. Secara rutinitas memang di Unikarta telah melakukan program-program yang bersifat akademik misalnya saja program spiritual gathering yang dilaksanakan setiap hari Sabtu dan juga program lainnya dalam rangka untuk menciptakan dan mengkreasi lulusan yang kita harapkan sesuai dengan visi misi kita,” katanya kepada Koran Kaltim.

Untuk diketahui ada empat cabang lomba yang diselenggarakan dalam ajang perdana kali ini yakni Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Syahril Quran (MSQ), Musabaqah Khatthil Quran (MKQ) dan Musabaqah Makalah Ilmiah Quran (MMIQ) diselenggarakan mulai 31 Juli sampai 4 Agustus.

Rapat Koordinasi Persiapan MTQ Unikarta

Rektor menegaskan, disamping fokus pada program kewirausahaan juga ingin memperdalam kajian pengembangan tilawatil Quran. “Ini penting dan sesuai harapan kita semua. Nanti kalau dahulu itu ada yang disebut ulama plus, saya berharapa ke depan ini ada sarjana plus. Punya ijazah punya kemampuan secara akademik tetapi juga memiliki kemampuan di bidang keagamaan,” tegasnya.

“Kita ingin menyajikan itu kepada masyarakat kepada keluarga bahwa mahasiswa Unikarta memiliki plus baik itu bisa berwirausaha, memiliki kemampuan di bidang akademik penelitian dan sebagainya tetapi juga paham tentang ilmu keagamaan terutama tilawatil Quran,” imbuh Sabran. (Sumber: KoranKaltim)